Lirik Lagu Kisah Sang Rasul Full Lengkap

Diposting pada

Lirik Lagu Kisah Sang Rasul Lengkap

اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ

Halo Sobat Bacaankita! Kali ini kita akan membahas lirik lagu yang sangat inspiratif, yaitu Kisah Sang Rasul. Lagu ini menceritakan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Yuk, kita simak liriknya bareng-bareng dan pelajari kisah di balik setiap baitnya!

 

Pengenalan singkat tentang Lagu Kisah Sang Rasul

Lagu Kisah Sang Rasul adalah salah satu lagu sholawat yang sangat populer di kalangan umat Muslim. Lagu ini dinyanyikan oleh Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf, seorang penyanyi sholawat yang sangat dihormati dan dikenal luas. Habib Syech terkenal karena suaranya yang merdu dan penyampaiannya yang penuh khidmat, sehingga setiap lagu yang dinyanyikannya selalu berhasil menyentuh hati para pendengarnya.

Kisah Sang Rasul yakni lagu yang mengisahkan tentang keindahan dan keagungan Nabi Muhammad SAW. Lirik lagu ini dipenuhi dengan pujian dan salam kepada Rasulullah, serta menceritakan kemuliaan beliau.

Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf sering membawakan lagu ini dalam berbagai acara keagamaan, mulai dari pengajian, majelis sholawat, hingga acara-acara besar lainnya. Suara Habib Syech yang khas dan penuh penghayatan membuat lagu ini semakin istimewa dan disukai oleh banyak orang, baik tua maupun muda.

Mendengarkan “Kisah Sang Rasul” tidak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga memperdalam kecintaan dan penghormatan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Lagu ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya bersholawat dan mengingat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Lirik Lagu Kisah Sang Rasul

Teks lirik lagu lengkap Kisah Sang Rasul

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiرَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidi
Abdullah nama ayahnya, Aminah ibundanyaAbdul muthalib kakeknya, Abu thalib pamannyaKhadijah istri setia, Fatimah putri tercintaSemua bernasad mulia, dari Quraisy ternama
Inilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaInilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaOh penuh suka duka, oh penuh suka duka
رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiرَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidi
Dua bulan di kandungan wafat AyahandanyaTahun gajah dilahirkan yatim dengan kakekyaSesuai adat yang ada disusui Halimah6 tahun usianya wafat ibu tercinta
Inilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaInilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaOh penuh suka duka, oh penuh suka duka, oh penuh suka duka
رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiرَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidi
8 tahun usia kakek meninggalkanyaAbuthalib-pun menjaga paman paling membelaSaat kecil penggembala dagang saat remajaUmur 25 memperistri Khodijah
Inilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaInilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaOh penuh suka duka, oh penuh suka duka
رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiرَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidi
Di umur ke-30 mempersatukan bangsaSaat peletakkan batu Hajar Aswad muliaGenap 40 tahun mendapatkan risalahIa pun menjadi Rasul Akhir para annbiya
Inilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaInilah kisah sang Rosul yang penuh suka dukaOh penuh suka duka, Oh penuh suka duka
رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiرَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو # فِى لَيَالِى المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadi
وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiوَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو # مِن مَعَانِى اَحمَدِ
Wa bariqunnu riyabdu, min ma’aani Ahmadiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidiفِى لَيَالِى المَولِدِ
Fi layaa lil maulidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *