Mobil listrik di Indonesia makin nge-hype, dan bukan cuma buat kaum sultan aja. Sekarang, harga mobil listrik bekas sudah mulai turun dan bahkan ada yang tembus 100 jutaan. Buat kamu yang kepikiran pengen upgrade gaya hidup jadi lebih modern dan ramah lingkungan, sambil tetap hemat operasional, beli mobil listrik bekas bisa jadi opsi paling masuk akal.
Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap banget: kamu bisa Cek Pilihan Mobil Listrik Bekas, rekomendasi modelnya, kisaran harga, kelebihan tiap mobil, hal yang perlu diperhatikan sebelum beli, sampai tips biar nggak salah pilih. Santai aja bacanya, kita kupas tuntas gaya anak muda tapi tetap berbobot.
Siap? Gas!
Kenapa Mobil Listrik Bekas Mulai Dilirik?
Sebelum masuk ke daftarnya, kita bahas dulu alasan kenapa mobil listrik bekas jadi incaran:
1. Harga Turun Drastis
Harga baru mobil listrik memang lumayan, tapi harga bekasnya? Kadang bisa turun 30–50% dalam 1–2 tahun. Ini karena teknologi berkembang cepat dan banyak pemilik early adopter suka ganti model baru.
2. Hemat BBM, Hemat Perawatan
Nggak perlu isi bensin. Cukup cas di rumah, udah jalan seharian. Perawatan juga simpel karena mobil listrik nggak punya komponen rumit seperti mesin bensin.
3. Pajak Murah
Pajak tahunan mobil listrik itu cuma 20 – 30% lebih murah dibanding mobil bensin. Enak kan?
4. Cocok Buat Anak Muda Kota
Mobil listrik bekas harga 100 jutaan banyak yang bentuknya compact, stylish, dan irit. Cocok banget buat mobil harian, kuliah, kerja, atau sekadar nongkrong keliling kota.
Rekomendasi Mobil Listrik Bekas Mulai 100 Jutaan di Indonesia
Berikut daftar mobil listrik bekas yang umumnya sudah berada di 100–200 jutaan, tergantung kondisi dan tahun.
1. Nissan Leaf Gen 1 (2013–2016) – Mulai 120–160 Jutaan
Mobil listrik pionir yang legenda banget.
Kelebihan:
-
Interior luas, nyaman buat keluarga.
-
Handling enak, cocok buat harian maupun road trip jarak sedang.
-
Spare part baterai makin mudah dicari karena banyak komunitas.
Kekurangan:
-
Model jadul, desainnya agak “kalem”.
-
Beberapa unit butuh pengecekan baterai lebih detail (naturally aging).
Kenapa Worth It?
Buat harga sekitar 120 jutaan, kamu sudah dapat mobil listrik beneran, bukan sekadar city car kecil. Ini mobil besar yang nyaman!
2. Hyundai Ioniq Electric Bekas (2020–2021) – Mulai 190–230 Jutaan
Meskipun sedikit di atas 100 jutaan, Ioniq jadi mobil listrik bekas paling stabil dan paling dicari.
Kelebihan:
-
Efisiensi terbaik di kelasnya (irit banget).
-
Kenyamanan ala Hyundai.
-
Fiturnya lengkap: cruise control, sensor lengkap, desain modern.
Kekurangan:
-
Harga masih lumayan tinggi.
-
Bodi gede, kurang lincah di gang sempit.
Worth It Karena:
Kalau kamu butuh keseimbangan antara gaya, kenyamanan, dan teknologi, Ioniq tetap salah satu EV bekas terbaik.
3. Renault Twizy – 100–150 Jutaan
Ini cocok buat anak muda yang suka tampil beda. Modelnya super unik.
Kelebihan:
-
Paling irit listrik.
-
Desain futuristik yang bikin kamu pusat perhatian.
-
Cocok banget buat anak muda urban.
Kekurangan:
-
Dua seat saja (driver dan belakang).
-
Nggak cocok buat jalan jauh.
-
Bodi kecil, kurang ideal kalau sering lewat jalan besar.
Tapi Jujur…
Kalau tujuan kamu mau tampil beda dan hemat, Twizy nggak ada lawannya. Ini mobil listrik paling anti-mainstream.
4. Wuling Air EV Bekas (2022–2023) – Mulai 140–170 Jutaan
Ini yang lagi sering kamu lihat di kota besar. Lucu, mungil, lincah, dan modern banget.
Kelebihan:
-
Desain stylish, Instagramable, cocok banget buat anak muda.
-
Kabin surprisingly luas meski kecil.
-
Spare part mudah.
-
Banyak komunitas baru.
Kekurangan:
-
Tenaga biasa saja.
-
Cocok untuk dalam kota saja.
Ini Pilihan Paling Masuk Akal
Kalau budget kamu mentok di bawah 150 jutaan tapi pengen mobil listrik yang masih fresh dan modern, Air EV adalah pilihan yang paling realistis.
5. DFSK Gelora E Bekas – Mulai 160–190 Jutaan
Kalau kamu anak muda yang punya usaha, Gelora E ini bisa jadi aset.
Kelebihan:
-
Bagasi super lega, cocok buat bisnis delivery.
-
Performa baterai cukup stabil.
-
Harga bekas lebih masuk akal.
Kekurangan:
-
Modelnya lebih ke mobil niaga.
-
Fitur pas-pasan.
Kesimpulan:
Kalau kamu lebih butuh fungsi daripada gaya, ini pilihan paling logis.
6. BYD e1 (Cina Version Used Import) – Mulai 100–130 Jutaan
Jarang, tapi beberapa importir umum suka bawa masuk BYD e1 versi bekas.
Kelebihan:
-
Desain fun, warna cerah.
-
Sangat irit energi.
-
Harga murah banget.
Kekurangan:
-
Suku cadang lebih tricky.
-
Butuh bengkel yang familiar dengan EV China.
Worth It?
Kalau kamu suka eksperimen dan pengin EV ultra-hemat, ini menarik.
Apa yang Harus Dicek Saat Beli Mobil Listrik Bekas?
Ini bagian penting banget, apalagi kalau kamu masih pemula.
1. Cek Health Baterai (SOH – State of Health)
Baterai adalah “nyawa” mobil listrik.
Minimal cari SOH di atas 70–80%.
Kalau di bawah itu, range bakal turun banyak.
2. Riwayat Pengecasan
Idealnya mobil bekas:
-
jarang DC fast charging,
-
lebih sering AC charging rumah.
Fast charging terlalu sering bikin baterai cepat degradasi.
3. Periksa Charger dan Port
Cek apakah ada kerusakan fisik. Charger baru bisa mahal.
4. Cek Kelistrikan & Komponen Elektronik
Pastikan:
-
AC dingin
-
dashboard tidak ada error
-
sistem charging normal
5. Tes Jalan
Mobil listrik itu langsung kerasa kalau ada masalah:
-
getaran?
-
suara aneh?
-
akselerasi tersendat?
Kalau iya, mending cari unit lain.
Tips Anak Muda Saat Beli Mobil Listrik Bekas
1. Fokus Kebutuhan: Dalam Kota atau Luar Kota?
Kalau hanya harian 20–40 km, Air EV atau Twizy cukup.
Kalau sering luar kota, Ioniq atau Leaf lebih aman.
2. Jangan Terpaku Harga Termurah
Murah tapi baterai buruk = rugi panjang.
3. Pastikan Ada Garansi (Minimal 3–6 Bulan)
Showroom banyak yang kasih garansi baterai.
4. Pilih Showroom EV Specialist
Mereka punya alat cek SOH yang akurat.
5. Perhitungkan Biaya Charger Rumah
Instalasi ± 2–4 jutaan, tergantung daya listrik rumah.
Berapa Sih Biaya Cas Mobil Listrik per Bulan?
Misal kamu pakai mobil listrik dengan konsumsi 10–12 kWh/100 km.
Pemakaian harian 30 km → 300 km per bulan.
Total listrik = sekitar 30–36 kWh/bulan × Rp1.699
Hasilnya?
Cuma sekitar Rp 50.000 – Rp 70.000/bulan!
Gila hemat banget dibandingkan isi bensin yang bisa 400–800 ribu/bulan.
Mana Mobil Listrik Bekas Terbaik Mulai 100 Jutaan?
Kalau kamu bingung, ini ringkasannya:
| Budget | Rekomendasi Terbaik | Kenapa Cocok? |
|---|---|---|
| 100–130 jutaan | Renault Twizy / BYD e1 | Buat tampil beda & hemat |
| 130–160 jutaan | Wuling Air EV Bekas | Up-to-date, stylish, komunitas ramai |
| 150–170 jutaan | Nissan Leaf Gen 1 | Mobil gede, nyaman, baterai masih oke |
| 190–230 jutaan | Hyundai Ioniq Electric | Mobil listrik “paling aman” saat ini |
Kesimpulan: Mobil Listrik Bekas 100 Jutaan Itu Sudah Sangat Layak!
Dengan harga mulai 100 jutaan, kamu sudah bisa dapat:
-
mobil futuristik
-
hemat biaya
-
ramah lingkungan
-
stylish
-
dan operasional super murah
Yang penting, cek kondisi baterai dan beli di tempat terpercaya.
Jadi… apakah mobil listrik bekas cocok buat kamu?
Kalau kamu anak muda yang suka hal modern, hemat, dan ingin ikut trend EV tanpa harus jebol rekening—jawabannya YES banget.
