Baca Artikel di http://bacaankita.comPernah nggak sih kamu lagi nulis tugas, jurnal, atau laporan tentang lingkungan, terus tiba-tiba bingung… “Sebenernya yang bener itu microplastic apa microplastics, ya?” 😅
Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak banget orang yang keliru soal penulisan microplastic yang benar, bahkan di kalangan mahasiswa atau peneliti pun sering salah tulis karena tampaknya sepele. Tapi ternyata, cara penulisan istilah ini bisa ngaruh banget ke kesan profesional dan kredibilitas tulisan ilmiah kamu.
Jadi di artikel kali ini, kita bakal ngobrol santai tapi informatif soal penulisan microplastic yang benar, lengkap dengan contoh, kesalahan umum, dan tips biar kamu nggak salah lagi di masa depan.
Table of Contents
Toggle🌍 1. Apa Sih Arti Kata Microplastic Itu?
Sebelum ngomongin penulisan microplastic yang benar, kita harus tahu dulu makna sebenarnya dari kata itu.
Secara sederhana, microplastic berarti partikel plastik berukuran sangat kecil — biasanya di bawah 5 milimeter — yang tersebar di lingkungan, terutama di laut, sungai, dan bahkan udara.
Kata ini berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Inggris: micro (kecil) dan plastic (plastik). Jadi, maknanya secara literal adalah “plastik kecil”.
Tapi yang menarik, dalam penelitian ilmiah, istilah microplastic bisa berarti jenis bahan, bukan jumlah partikel.
Nah, di sinilah sering muncul kebingungan soal penulisan microplastic yang benar, terutama saat menulis kalimat berbahasa Inggris.
✍️ 2. Microplastic vs Microplastics — Mana yang Benar?
Ini bagian paling sering bikin pusing. Banyak orang nanya:
“Kalau saya mau nulis kalimat kayak ‘There are many microplastic in the ocean’, itu salah nggak sih?”
Jawabannya: iya, salah.
Kenapa? Karena kalau jumlahnya lebih dari satu, bentuk jamaknya harus microplastics (pakai “s” di belakang).
Jadi, kalau kamu ngomongin lebih dari satu partikel, penulisan yang benar adalah microplastics.
Contohnya:
-
❌ There are many microplastic in the ocean.
-
✅ There are many microplastics in the ocean.
Sedangkan kalau kamu ngomongin jenis material-nya secara umum, kamu bisa pakai bentuk tunggal microplastic.
Misalnya:
-
Scientists are studying microplastic pollution in rivers.
Nah, di sini kita bisa lihat pentingnya tahu penulisan microplastic yang benar. Salah nulis satu huruf aja bisa bikin maknanya berubah.
💡 3. Kenapa Penulisan Microplastic yang Benar Itu Penting?
Kamu mungkin mikir, “Yah, cuma huruf ‘s’ doang, ngaruhnya apa sih?”
Tapi ternyata, di dunia akademik dan penelitian, salah nulis istilah ilmiah bisa dianggap kurang teliti.
Bayangin aja kamu nulis skripsi atau artikel jurnal, terus pembimbing kamu nemuin kamu salah nulis “microplastic”. Bisa-bisa dikira belum paham konsep dasarnya 😅.
Jadi, memahami penulisan microplastic yang benar itu bukan cuma soal grammar, tapi juga soal akurasi ilmiah.
Terutama kalau kamu lagi bahas topik seperti:
-
pollution research
-
environmental science
-
marine ecosystem studies
Dengan nulis istilahnya secara benar, tulisanmu jadi lebih kredibel dan profesional.
🧾 4. Contoh Penggunaan Microplastic dalam Kalimat
Supaya makin jelas, yuk lihat beberapa contoh kalimat yang menunjukkan penulisan microplastic yang benar:
-
Researchers found microplastics in the stomachs of marine animals.
-
The presence of microplastic in tap water raises health concerns.
-
Different types of microplastics can come from clothes, cosmetics, or packaging.
-
Microplastic pollution has become one of the world’s biggest environmental issues.
-
The team analyzed microplastics collected from beach samples.
Nah, dari contoh di atas, kelihatan banget kan kapan harus pakai bentuk tunggal dan kapan jamak?
Kalimat pertama, ketiga, dan kelima ngomongin jumlah partikel, jadi pakai microplastics.
Sementara yang kedua dan keempat ngomongin jenis bahan secara umum, jadi cukup pakai microplastic.
Begitulah cara gampang mengingat penulisan microplastic yang benar dalam berbagai konteks.
⚙️ 5. Grammar dan Kesalahan Umum Saat Menulis Microplastic
Oke, sekarang bagian yang sering bikin salah kaprah. Banyak banget kesalahan grammar kecil tapi penting waktu orang nulis tentang microplastic.
Beberapa contohnya:
-
❌ The microplastic are dangerous for fish.
✅ Microplastics are dangerous for fish.
(Karena bentuk jamak, harus pakai are, bukan is.) -
❌ A microplastics was found in the sample.
✅ A microplastic was found in the sample.
(Kalau pakai artikel “a”, berarti tunggal, jadi nggak boleh pakai “s”.) -
❌ The pollution of microplastic increase every year.
✅ The pollution of microplastics increases every year.
Keliatan kecil, tapi kesalahan kayak gini bisa ngubah makna dan bikin tulisanmu terlihat kurang teliti. Jadi, kalau kamu lagi latihan penulisan microplastic yang benar, biasakan baca ulang kalimatmu dengan teliti sebelum disubmit.
🔍 6. Microplastic dalam Konteks Penelitian Lingkungan
Kalau kamu perhatiin, istilah microplastic sering banget muncul di jurnal dan artikel penelitian.
Dalam konteks ilmiah, microplastic bisa merujuk ke bahan, sementara microplastics biasanya merujuk ke partikel yang ditemukan di lingkungan.
Contohnya, dalam kalimat ilmiah:
“Microplastic pollution affects various marine organisms.”
Artinya: pencemaran akibat bahan mikroplastik mempengaruhi banyak organisme laut.
Sedangkan:
“Researchers collected different microplastics from the river.”
Artinya: para peneliti mengumpulkan berbagai partikel mikroplastik dari sungai.
Nah, di sinilah pentingnya kamu memahami penulisan microplastic yang benar. Karena di dunia riset, beda satu huruf aja bisa bikin interpretasi hasil penelitian berubah.
🧠 7. Tips Gampang Biar Nggak Salah Lagi Nulis Microplastic
Kalau kamu masih suka bingung, nih ada beberapa trik cepat biar kamu selalu ingat penulisan microplastic yang benar:
-
Ingat fungsi katanya.
Kalau ngomongin bahan → pakai bentuk tunggal microplastic.
Kalau ngomongin benda-benda kecilnya → pakai jamak microplastics. -
Gunakan Grammarly atau alat pengecek grammar.
Tools ini bisa bantu kamu deteksi kesalahan kecil sebelum dikirim ke dosen atau editor. -
Biasakan baca jurnal internasional.
Lihat bagaimana peneliti lain menulis istilah microplastic. Semakin sering kamu lihat contoh aslinya, semakin cepat kamu hafal. -
Bikin catatan pribadi.
Tulis contoh kalimat dan arti di notes kamu. Kelihatannya sederhana, tapi efektif banget buat ngelatih ingatan jangka panjang. -
Latihan nulis setiap hari.
Sekali kamu paham penulisan microplastic yang benar, terus ulangi dalam latihan tulisan ilmiahmu. Lama-lama jadi refleks!
📚 8. Kesimpulan: Yuk, Mulai Biasakan Penulisan Microplastic yang Benar!
Nah, sampai sini kamu pasti udah paham banget bedanya microplastic dan microplastics, kan?
Intinya, penulisan microplastic yang benar tergantung konteks kalimat dan maknanya — apakah kamu lagi ngomongin bahan atau partikel.
Sekarang, kamu udah punya bekal buat nulis jurnal, laporan, atau artikel ilmiah dengan lebih percaya diri.
Mulai sekarang, yuk biasakan menulis istilah ilmiah dengan benar.
Kalau kamu masih pengen belajar hal-hal seputar grammar ilmiah lainnya, coba deh eksplor situs pembelajaran bahasa Inggris favorit kamu. Siapa tahu kamu nemuin hal baru yang bikin tulisanmu makin keren dan profesional! 🚀
❓FAQ tentang Penulisan Microplastic yang Benar
1. Apa arti kata microplastic?
Microplastic berarti partikel plastik kecil berukuran di bawah 5 mm yang mencemari lingkungan.
2. Kapan harus pakai microplastic dan kapan microplastics?
Pakai microplastic kalau ngomongin bahan, dan microplastics kalau ngomongin partikel yang jumlahnya banyak.
3. Apa kesalahan umum dalam penulisan microplastic?
Kesalahan paling sering adalah lupa nambah “s” saat bentuknya jamak, dan salah penggunaan kata kerja (pakai “is” padahal seharusnya “are”).
4. Apakah microplastic termasuk kata benda tunggal atau mass noun?
Tergantung konteks. Bisa jadi mass noun (bahan) atau countable noun (partikel kecil).
5. Di mana bisa belajar lebih lanjut soal penulisan istilah ilmiah seperti ini?
Kamu bisa cari di situs pembelajaran bahasa Inggris atau portal akademik seperti Grammarly Blog, Cambridge Dictionary, atau situs universitas yang bahas penulisan akademik.
